Jika anda melakukan kesalahan, jangan terlena dengan merenungkannya terlalu lama. Ambillah pelajaran dari apa yang terjadi di masa lalu dan kemudian pikirkan tentang apa yang harus anda lakukan di masa depan. Kesalahan merupakan pelajaran kebijaksanaan. Masa lalu memang tidak bisa diubah. Kejarlah masa depan karena masa depan berada dalam kekuasaan anda.
- Hugh White
Beberapa waktu yang lalu, sejumlah ilmuwan melakukan sebuah penelitian sederhana terhadap seekor barakuda. Mereka memasukkan barakuda itu ke dalam sebuah akuarium besar, kemudian mereka memberi makan dengan beberapa ekor ikan kecil. Si barakuda berenang seperti ikan kecil itu dan langsung menelan ikan-ikan kecil. Para ilmuwan itu selalu memasukan iakn-ikan kecil sebagai makanan si brakuda. Suatu hari, suatu kaca pembatas diletakkan tepat di tengah akuarium besar itu sehingga akuarium tersebut terbagi menjadi dua bagian. Lalu para ilmuwan memasukan beberapa ikan kecil ke dalam bagian yang lain sehingga si barakuda tidak bisa memangsa ikan-ikan kecil lagi karena terbentur kaca pembatas. Si barakuda jadi kebingungan, tetapi ia terus berusaha walaupun selalu gagal sampai suatu hari ia menyerah. Kemudian salah seorang ilmuwan itu mengambil kaca pembatasnya sehingga ikan-ikan kecil tersebut dapat berenang ke segala arah. Anehnya para ilmuwan mendapati fakta yang menakjubkan bahwa si barakuda tidak lagi berminat memangsa ikan-ikan kecil yang berenang di dekatnya sebab si barakuda yakin bahwa ia hanya akan membentur kaca pembatas itu lagi. Akhirnya hal yang menyedihkan yang tidak diharapkan terjadi adalah bahwa si barakuda itu mati kelaparan justru ketika banyak ikan kecil di sekitarnya.
INILAH PRINSIP-PRINSIP KESUKSESAN ITU
Banyak diantara kita yang memiliki pola pikir yang sama dengan si barakuda bahwa kita tidak perlu mencoba lagi sesuatu yang sama karena kita pasti akan mengalami kegagalan di masa lalu. Kita berpikir bahwa jika sebelumnya kita gagal, ini pertanyaan yang selalu muncul: mengapa kita harus mencobanya lagi, apa tidak mungkin kita akan gagal lagi? Lebih baik mayi daripada mencoba dan tetap gagal seperti yang terjadi pada si barakuda. Kita telah terkondisi untuk tidak akan mencoba lagi karena perasaan takut mengalami kegagalan untuk kesekian kalinya. Perasaan ini melekat dengan kuat dalam diri kita. Jadi agar kita berhasil harus membuang jauh-jauh perasaan dahantui kegagalan di masa lalu dan meyakinkan bahwa "masa depan tidak selalu sama dengan masa lalu."
APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN SEKARANG?
Mulai sekarang saya tidak lagi takut manghadapi kegagalan. Kegagalan adalah bagian dari kesuksesan yang hendak saya raih. Ketakutan tidak mencoba lagi karena bayang-bayang kegagalan untuk kesekian kalinya akan saya buang jauh-jauh. Saya sadar bahwa mereka yang sukses telah mengalami kegagalan dalam jumlah yang tidak bisa ditanggung oleh orang-orang normal. Mereka pastilah orang-orang hebat: Thomas Edison, Colonel Sanders, Mason dan sebagainya. Saya layak memperoleh kesuksesan karena saya tidak takut lagi menghadapi kegagalan!
No comments:
Post a Comment